Ah, kembali hanya mencaci
Ingin kuceritakan padamu tentang para pemberani yang kepak sayapnya kini melepuh lebur bersama pesta poranya para pemakan riba berjubah moralis.
Ingin kuceritakan padamu semuanya, tentang para pemuda cengeng yang tiba-tiba berubah wujud menjadi pahlawan-pahlawan di tengah riak desing peluru.
Ingin kuperdengarkan padamu jerit sunyi mereka di saat pemuja mereka berpaling dan melupakan mereka, di saat mereka dipaksa mengais-ngais kepatuhan di atas norma-norma membusuk dari rejim lama.
Tapi sayang, kuhanya bisa mencaci ideologi sampah kaum pengecut, yang tak pernah sedikitpun bernyali menghantam tirani.
Pemakan riba, yang sedari muda berpikir merayap untuk akhirnya menunggangi rejim lama yang kian lumpuh. Berharap hanya nilai-nilai mereka diterima, jikapun itu harus memakai tangan-tangan penghisap.


ah, apakah sajak ini untuk para anggota baru pdip?
Posted by: Rani-Raut-Two | March 6, 2006 12:47 AM
ha ha ha. bukan lah...., ada sedikit tapi bukan mereka... yang gue sasar para pengais riba politik, yang sekarang sibuk memaksa RUU APP
Posted by: ' 'redbrick' ' | March 25, 2006 09:58 PM